Pengadilan Negeri Bengkalis


Pengirim : Admin Sistem
Tanggal Kirim: 07-08-2026 08:25:34

PENGADILAN TINGGI RIAU IKUTI PENDAMPINGAN WAWANCARA TPN BERSAMA DIRJEN BADILUM



📒Mantapkan Langkah Menuju Predikat WBBM 2026, Pengadilan Tinggi Riau Ikuti Pendampingan Wawancara TPN Bersama Dirjen Badilum.

📍PEKANBARU – Pengadilan Tinggi Riau menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. Bertempat di Ruang Sidang Prof. Dr. Bagir Manan, S.H., MCL., jajaran pimpinan dan tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) Pengadilan Tinggi Riau mengikuti kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Wawancara oleh Tim Penilai Nasional (TPN) secara daring (online) melalui Zoom Meeting

🏛️ Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum), Bapak H. Bambang Myanto, S.H., M.H., serta didampingi oleh Auditor Ahli Madya Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, Bapak Hendra Basry. Agenda ini diikuti secara khidmat oleh seluruh koordinator, sekretaris, tim TI, serta anggota Area I hingga Area VI dari Pengadilan Tingkat Banding dan Pengadilan Tingkat Pertama yang melaju ke tahapan penilaian tersebut.

🗣️ Dalam sambutan pembukaannya, Dirjen Badilum Bapak H. Bambang Myanto, S.H., M.H. memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada satuan kerja (satker) yang berhasil melangkah sejauh ini. Beliau menekankan bahwa terpilihnya 8 satker dari total 416 satker yang berkompetisi merupakan sebuah rekam jejak prestasi yang sangat membanggakan bagi instansi.

⚖️"WBBM bukan lagi sekadar formalitas kelengkapan dokumen pembangunan, melainkan bukti kemanfaatan nyata, kualitas puncak layanan publik, serta kemampuan memberikan dampak dan pengimbasan positif kepada satuan kerja lainnya," tegas Bapak Bambang Myanto di hadapan para peserta.

💻 Lebih lanjut, Dirjen Badilum menggarisbawahi pentingnya peran kepemimpinan (leadership) dan pengawasan melekat. Pimpinan serta Koordinator Area diwajibkan menguasai penuh materi dan tidak boleh melempar pertanyaan evaluatur kepada staff. Kerja ZI, menurutnya, adalah kerja kolektif lembaga. Pengawasan tidak boleh hanya berfokus pada area internal, tetapi juga harus menyasar ekosistem luar, seperti pencegahan praktik percaloan di area publik demi menjaga kepercayaan masyarakat secara utuh.

🗣️ Melengkapi arahan tersebut, Auditor Ahli Madya Bawas MA-RI, Bapak Hendra Basry, memaparkan secara komprehensif kiat sukses serta strategi menghadapi evaluasi TPN. Beliau mengingatkan bahwa kunci utama kelulusan WBBM terletak pada perubahan budaya kerja dan kepuasan masyarakat penerima layanan, bukan sekadar tumpukan berkas.

📖 Bapak Hendra membagikan sejumlah tips, di antaranya pentingnya pemerataan pemahaman ZI ke seluruh pegawai, pemanfaatan inovasi secara riil oleh masyarakat, ketersediaan dashboard data pendukung yang presisi, hingga pelaksanaan simulasi wawancara secara berkala. Di sisi lain, ia juga membeberkan faktor-faktor krusial yang sering menjadi penyebab kegagalan satker, seperti ketidakselarasan jawaban saat wawancara, kurangnya keterlibatan aktif pimpinan, hingga inovasi yang hanya menjadi pajangan saat penilaian semata.

🤝🏻 Melalui pendampingan ini, seluruh jajaran Pengadilan Tinggi Riau dan satker peserta diharapkan mampu menyerap seluruh masukan, memantapkan persiapan, serta menyajikan performa terbaik (wow factor) saat berhadapan dengan Tim Penilai Nasional, demi meraih predikat WBBM Tahun 2026.

.